Jumat, 19 Juli 2019 - 02:50:23 WIB

Nenek-nenek dan Katak

Diposting oleh : Administrator
Kategori: SosBud & Indonesiana - Dibaca: 27 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 19 Juli 2019

 

KOK BISA YA
KALAU ADA SUARA NENEK -  NENEK DI MALAM SUNYI SEPI
 
// Beberapa waktu lalu saya menulis tentang tamu tak diundang di pintu pagar halaman rumah. Nah, beriktu ini cerita terkait, yang terjadi sekian tahun yang lalu //  
 
Akhir tahun 2012 lalu saya pulang kampung di Jawa Tengah sana, bersama istri saya. Tentunya tidurnya ya di kampung beneran, yang jauh dari kota, masih asri, masih sepi. 
 
Ceritanya malam itu ada dua orang teman dari Bandung yang menginap juga di rumah saya yang di kampung itu. Mereka adalah Mawar, yang sedikit agak besar dan Melati yang langsing sekali. 
 
Perjalanan ke rumah saya itu malam hari, melewati persawahan yang ramai dengan suara katak, jangkrik, belalang dan kadang burung malam. Di langit bintang-bintang bertaburan seakan pada menyaksikan.
 
Di rumah di kampung itu saya tidur di sebuah ruang bersama istri saya, sementara kedua tamu tadi, Mawar dan Melati, tidur di ruang sebelah ruang kami tidur. 
 
Pagi harinya Mawar dan Melati sepertinya asyik dan serius mengobrolkan sesuatu. Ketika saya tanya, mereka menjelaskan bahwa malam hari, Melati mendengar suara nenek-nenek tertawa terkekeh-kekeh :” Kekek kekek kekek …”.  Arahnya dari luar rumah, depan rumah agak ke kiri. Yang saya tahu di situ ada pohon rambutan. 
 
Mendengar suara seperti itu Melati ketakutan. Pastilah suara hantu nenek-nenek, pikirnya. Maka ketika mau ke kamar mandipun malam itu minta ditemani Mawar.
 
Mendengar cerita itu saya jadi berfikir. Apa iya sih di rumah saya (yang memang sudah saya tinggalkan 40 tahun merantau dan kini ditinggali kakak, kemenakan dan cucu)  ada hantunya? Padahal dulu kan tidak ada. Kalau ada hantunya, kok ya nggak ijin saya dulu. Tapi kalau memang ada hantunya, wah ini bisa membuat orang takut ke rumah saya dan bisa menjadi cerita ke mana-mana. Yang lebih menakutkan bagi saya, menakutkan dan menjatuhkan martabak (eh, martabat) saya sekeluarga. Masak sekitar rumah ada hantunya
 
Saya berfikir keras, menganalisa ada apa gerangan, apakah yang sesungguhnya terjadi? Saya ingta-ingat apa yang terjadi malam itu. Akhirnya ketemu jawabannya. 
 
Malam itu, di kamar, istri membangunkan saya dan bertanya :” Itu suara apa?” 
Nadanya menunjukkan gejala agak ketakutan.
 
“Yang mana?”, tanya saya
 
“Yang itu..”, jawab istri saya, sambil menunjuk ke arah luar rumah. 
 
Saya lalu memperhatikan suara yang datang dari arah depan samping kiri rumah, kira-kira pas pohon rambutan. Ada suara "pre-pre-pre-prek  . ..", yang bisa juga diartikan oleh pendengarnya menjadi "ke ke ke ke ke ", seperti suara nenek-nenek di filem horor.
 
“ Oh, itu”, kata saya. “Itu suara ‘peprek ”, kata saya menjelaskan. Huruf ‘e’ pada ‘peprek’  dibaca sepert ‘e’ pada kata bebek.
 
“Peprek itu apa?”, tanya istri saya lagi
 
“Peprek itu katak pohon, katak yang tingalnya di atas pohon”, saya menjelaskan.
 
“Oh begitu?”, kata istri saya lagi. Kemudian kami tidur lagi dengan pulasnya, karena memang capek. Mungkin juga lega, karena yang terdengar tadi bukan suara hantu.
 
Nah, kejadian dengan istri saya ini saya ceritakan kepada Mawar dan Melati. Mereka akhirnya mengerti, bahwa yang ‘tertawa’ mengekek di malam itu bukan hantu nenek-nenek, tetapi suara ‘peprek’ (dalam bahasa Jawa) yang bahasa Indonesianya katak pohon.
 
Saya berterima kasih kepada Mawar dan Melati karena sudah menceritakan ke saya dan ketemu penjelasan kejadian yang sebenarnya. Kalau mereka menyembunyikan kejadian itu karena sungkan dengan saya, lalu menceritakan ke orang lain dan menerka-nerka apa yang terjadi, kan bahaya.
 
Suara ‘peprek’ (alias katak pohon) kok disangka suara nenek-nenek . . . . .
 
 
 
 
 
Widarto KS



Pengolahan Limbah B3
22 Juli 2019 - 11:20:49 WIB

Situs Anda selalu memberikan berita yang update, menarik dan bermanfaat

Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

474356

Pengunjung hari ini : 84
Total pengunjung : 177471
Hits hari ini : 141
Total Hits : 474356
Pengunjung Online : 2
Menurut Pendapat Anda, Pemilu 2019 ?

Lihat Hasil Poling