Kamis, 05 Desember 2019 - 06:05:15 WIB

Kecelakaan Di Purbalingga

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Satire & Cerpen - Dibaca: 139 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 05 Desember 2019

 

Bu Johar mempunyai adik, namanya Mbak Melati yang sudah bersuami. Nama suaminya Mas Aren. Mereka tinggal di sebuah kota kecamatan yang berjarak 10 kilometeran dari Kota Purbalingga. Mereka  mempunyai anak, yang terbesar laki-laki bernama Dadap, sekolah di Kota Purbalingga, dia kelas dua SMP. Dadap ini tiap hari naik angkot menuju sekolahnya.
 
Alkisah pagi itu Dadap berangkat ke sekolah. Setelah berpamitan, dia segera berjalan kaki sekitar 300 meter menuju terminal bus dan angkot, kemudian naik angkot ke sekolahnya. Tak lama kemudian angkot berangkat. Di angkot itu ada juga teman sekolah Si Dadap.
 
Di tengah perjalanan menuju Kota Purbalingga, tiba-tiba ada anak berlari menyeberang jalan di depan angkot. Pak Sopir angkot kaget, mengerem dan membanting stir ke kiri. Dadap yang duduk di dekat pintu, sekalipun sudah berusaha berpegangan, tetap terpelanting keluar dari angkot, kemudian jatuh terguling-guling. Semua penumpang menjerit dan panik.
 
Pak sopir angkot menolong Si Dadap, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Purbalingga. Setelah semua penumpang turun, pak sopir membawa Si Dadap untuk berobat. 
 
Syahdan setelah sampai sekolah, teman Si Dadap bercerita bahwa telah terjadi kecelakaan yang mengakibatkan Si Dadap terjatuh dari angkot dan sekarang sedang dibawa ke rumah sakit oleh Sang Sopir. Sekolah menjadi gempar. Ketika guru-guru mengetahui Si Dadap mengalami kecelakaan, segera menghubungi orang tuanya, yaitu Mbak Melati. 
 
Mbak Melati yang tahu anaknya mengalami kecelakaan, terjatuh dari angkot tentu saja panik, takut ada yang patah, takut gegar otak dan sebagainya. Dia segera  menghubungi suaminya, Mas Aren. Mereka lalu meluncur menggunakan sepeda motor menuju Kota Purbalingga dan mendatangi rumah sakit yang ada di sekitar jalan yang dilalui angkot itu. Di datangi ruang IGD, bertanya ke sana ke sini, tidak ketemu. Tidak ada di rumah sakit yang satu, dia cari di rumah sakit kedua, tidak ketemu juga. Kemudian dia menuju Puskesmas di sekitarnya, tidak ketemu juga. 
 
Para guru yang memonitor Mbak Melati lewat WA dan Si Dadap belum ketemu juga, lalu ikut mencari dengan mendatangi Rumah Sakit besar di Purablingga dan rumah sakit lainnya. Sementara itu Mbak Melati dan Mas Aren mencari di Puskesmas-Puskesmas di kota kecamatan tempat dia tinggal. Namun usaah mereka beum berhasil, Si Dadap belum ketemu juga. Ke mana ya Si Dadap?
 
Bisa dibayangkan betapa stresnya Mbak Melati dan Mas Aren, sudah satu jam lebih, sejak mendapat kabar jam setengah tujuh tadi, sang anak belum ditemukan. Mau mencari ke mana lagi? Semua rumah sakit dan Puskesmas telah didatangi. Mereka bertambah bingung dan stress. Namun mereka tetap berusaha, mendatangi rumah sakit, Puskesmas dan klinik.
 
Akhirnya jam 8 pagi ada kabar, Si Dadap sudah datang ke rumah. Lho, malah sudah di rumah. Maka Mbak Melati dan Mas Aren segera meluncur ke rumah. Ternyata Si Dadap diantar oleh Pak Sopir angkot yang  masih tetangga sendiri. Mbak Melati segera memeriksa Si Dadap, ada luka yang serius atau tidak dan memberondong Pak Sopir dengan berbagai pertanyaan.
 
Alkisah, setelah kecelakaan dan angkot menuju Kota Purbalingga, setelah semua penumpang sudah turun, Pak Sopir angkot menawari Si Dadap mau dibawa ke mana? Ke ruamh sakit atau ke Puskesmas atau ke mana. Si Dadap minta diantar ke Bu Dokter yang sudah menjadi langganan keluarga. Pak Sopir bertanya apa orang tuanya mau dikabari, Si Dadap mengatakan tidak usah, maka Pak Sopir tidak memberi tahu mereka. Padahal Bu Dokter itu rumahnya tidak begitu jauh dari rumah mereka dan perjalanan menuju rumah Bu Dokter melewati rumah mereka.  
 
Maksud Si Dadap sih baik, tidak memberi tahu orang tuanya agar mereka tidak panik. Namun justru karena tidak tahu kabarnya itu malah membuat mereka lebih stres dan panik. 
 
Berbagai rumah sakit dan Puskesmas didatangi, ditanyai, diobok-obok nggak ketemu, ternayat malah ke Bu Dokter yang masih tetangga juga . . . . .
 
KBY. Kok bisa ya ? 
 
 
FB>Widarto KS 2019



buat tali id card surabaya
05 Desember 2019 - 08:31:27 WIB

baik sekali agan membuat informasi yang bagus seperti ini lanjutkan
tali lanyard manado
06 Desember 2019 - 09:22:18 WIB

website ini mempunyai banyak sekali informasi menarik, terus update gan
tali lanyard semarang
06 Desember 2019 - 13:45:59 WIB

saya berterimakasih karena website ini selalu memberikan hal menarik kepada kami
pembuatan tali id card
09 Desember 2019 - 09:53:54 WIB

website ini mempunyai banyak sekali informasi menarik, terus update gan
nama bahan tali id card
09 Desember 2019 - 11:10:38 WIB

sangat memuaskan sekali artikelnya sangat mudah untuk di pahami
pabrik tali id card
09 Desember 2019 - 13:24:17 WIB

terimakasih atas informasinya
optimasi seo blog
09 Desember 2019 - 14:03:47 WIB

kapan kawin?
https://jasaseo.be/jasa-seo-murah-berkualitas/
cetak id card dan tali
09 Desember 2019 - 15:16:50 WIB

Bagi bapak atau ibu admin web yang menyajikan banyak informasi ini,kami menunggu berita terbaru dari web yang ber kualitas ini
id card lanyard
10 Desember 2019 - 10:47:13 WIB

jarang sekali ada web site yang meyediakan artikel semenarik ini
cetak tali id card printing
10 Desember 2019 - 15:40:32 WIB

sering-sering update lagi artikelnya
tali id card maskapai
11 Desember 2019 - 11:02:56 WIB

jarang sekali ada web site yang meyediakan artikel semenarik ini
print tiket gelang lanyard
11 Desember 2019 - 13:22:51 WIB

sering - sering update artikelnya
print gelang wristband lanyard
11 Desember 2019 - 14:33:43 WIB

makasih gan, lanjutkan update nya
beli blush on yang bagus
20 Desember 2019 - 16:04:16 WIB

Situs Anda selalu memberikan berita yang update, menarik dan bermanfaat

Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

1491198

Pengunjung hari ini : 127
Total pengunjung : 291766
Hits hari ini : 340
Total Hits : 1491198
Pengunjung Online : 4
Covid-19 tercipta secara ?

Lihat Hasil Poling