Senin, 03 Mei 2021 - 07:38:26 WIB

PARADOKS RAMADHAN

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Agama & Kepercayaan - Dibaca: 66 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 03 Mei 2021

 

 
Sebenarnya Ibadah Shaum Ramadhan mengajarkan pembiasaan sikap tak berlebih2an terhadap makanan dan mengembangkan empati terhadap orang yang tidak mampu yang kesulitan untuk mendapatkan makanan di keseharian mereka. Sehingga Rasululllaah Muhammad ﷺ berbuka puasa hanya dengan kurma dalam bilangan bilangan ganjil.
 
Tapi kini, Ramadhan memang berbeda. Pameran dan pesta beragam jenis makanan dari yang murah sampai yang harganya selangit justru muncul dan semarak menjamur terpampang dengan gamblang selama bulan Ramadhan, baik di dunia nyata maupun dunia maya lewat berbagai platform sosial media.
 
Pernahkah terlintas dalam pikiran kita bagaimana kira2 perasaan orang2 yang tidak mampu saat mereka melihat pameran makanan kita di kala berbuka?
 
Shaum Ramadhan tak sekadar balas dendam makan setelah seharian perut dan lidah berpuasa. Ada kualitas hati terhadap sesama yang harus dijaga yang akan membuatnya menjadi lebih bermakna.
 
#ParadoksRamadhan
#SelfReminder
#PengingatDiri
#MuhasabahDiri
 

Copast Lohjenawi Trinadi




Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

2130990

Pengunjung hari ini : 55
Total pengunjung : 425601
Hits hari ini : 113
Total Hits : 2130990
Pengunjung Online : 6
Covid-19 tercipta secara ?

Lihat Hasil Poling