Rabu, 22 September 2021 - 05:41:39 WIB

Bung Hatta

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Nasional - Dibaca: 68 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 22 Sptember 2021

 

Tribute to bung Hatta
 
Bung Hatta tak banyak bicara. Untuk urusan berpidato, ia jelas kalah dengan bung Karno. Begitu pula untuk urusan wanita, Hatta hingga akhir hayatnya setia bermonogami, sedangkan Soekarno ahli berpoligami. 
 
Namun diamnya bung Hatta jangan pula disamakan seperti wakil Presiden saat ini. Hatta tak banyak bunyi, namun jarinya aktif menelurkan karya tulis. Sejak usia 16 hingga 77 tahun, Hatta sudah menghasilkan lebih dari 800 karya tulis berupa artikel, ceramah, pidato, essai, makalah. 
 
Saat bung Hatta wafat, tak banyak harta yang ia tinggalkan bagi keluarganya. Memang tujuan hidupnya bukan uang, jadi saat berkuasa gak begitu kemaruk dengan silau materi. Yang disombongkan bung Hatta saat memimpin delegasi Indonesia diforum internasional adalah kecerdasannya. Dengan bermodal intelektualitas itulah ia mematahkan berbagai argumentasi Belanda yang mempersulit Indonesia untuk mencapai kemerdekaannya. 
 
Raga Hatta boleh diasingkan keujung dunia. Didalam penjara ia juga tak minta makanan enak, cukup kiranya diperbolehkan membawa setumpuk buku, pena dan kertas. 
 
Bagi yang sudah pernah membaca tulisan-tulisan bung Hatta, tentu bisa menebak kosep pemikirannya tentang bangsa Indonesia. Sayang, tulisan Hatta saat ini kurang diminati. Milenial lebih suka mencerna buku bertema 'how to be rich' yang ditulis oleh Robert Kiyosaki, Joseph Murphy atau menyimak kata bijak Jack Ma, Donald Trump, Tung Desem Waringin. Yang lebih konyolnya lagi, berbondong-bondong orang di negeri ini membaca tulisan buzzer bayaran. Sungguh merupakan kedunguan, karena orang yang gak jelas background edukasinya malah dijadikan rujukan mencari pengetahuan. Akibatnya fatal, pada nyemplung dalam comberan. 
 
Tulisan-tulisan Hatta gak mengajak orang untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Konsep koperasi yang sering diulasnya malah mengedepankan prinsip kebersamaan, bahwa ketahanaan ekonomi bangsa harus diletakkan pada sektor usaha mikro. Hatta jelas menentang penguasaan modal pada segelintir orang. Hatta melawan kapitalisme yang begitu diagungkan oleh Negara imperialis macam Amerika Serikat. 
 
Hatta yang tak banyak bicara, 
Hatta yang sederhana, 
Hatta yang hobi menulis dan membaca, 
Hatta yang sepulang berobat dari Belanda dengan ikhlas mengembalikan dana sisa ke kas Negara,
Hatta yang lebih memilih konsep Negara federal ketimbang kesatuan.
 
Bung Hatta yang begitu sayang dengan bung Karno. Walau keduanya bersebrangan secara ideologi dan politik, namun tatkala sahabatnya itu sekarat dan dikucilkan oleh rezim Orde Baru, Hatta datang menjenguk, lalu mereka saling menangis haru. 
 
#bzh
 
 
 
 
 
 
 
Ruby Kay - FB




Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

2659372

Pengunjung hari ini : 352
Total pengunjung : 492922
Hits hari ini : 1003
Total Hits : 2659372
Pengunjung Online : 1
Covid-19 tercipta secara ?

Lihat Hasil Poling