Minggu, 31 Oktober 2021 - 05:19:55 WIB

Sejarah dan Masa Silam

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Agama & Kepercayaan - Dibaca: 421 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 31 Oktober 2021

 

Sejarah tidak mewakili masa lalu. Masa lalu telah usai. Bahkan jika ada mesin waktu sekalipun yang dapat membawa sejarawan kembali ke Pertempuran Ambarawa, misalnya, maka reportase dan interpretasi sejarawan itu tidak mutlak mewakili peristiwa sebenarnya. Sebab jika ada dua mesin waktu, maka sejarawan lainnya bisa jadi menarasikannya berbeda.
 
Sejarah adalah upaya rekonstruksi masa silam. Karena setiap sejarawan membawa nilai tertentu di kepalanya, maka objektivitas murni mustahil. Maka kurang etis rasanya jika ia memastikan bahwa narasinya adalah mutlak benar. Terlebih lagi antikritik.
 
Hanya satu informasi sejarah yang secara paripurna benar-benar mewakili masa lalu, yakni Al Quraan dan Assunnah. Namun demikian, dalam rincian, tafsiran ulama terkait satu peristiwa kerap berbeda.
 
Perbedaan, persetujuan, kritik, bertukar argumen, merupakan bagian dari "rutinitas" para peminat sejarah. Mungkin saja, sikap proporsional yang semakin jarang ditemui pada hari ini menjadi tanda bahwa literasi sejarah di tengah kita masih minim.
 
 
 
 
Wisnu Tanggap Prabowo - FB




Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

2743106

Pengunjung hari ini : 66
Total pengunjung : 516231
Hits hari ini : 115
Total Hits : 2743106
Pengunjung Online : 4
Covid-19 tercipta secara ?

Lihat Hasil Poling