Kamis, 04 November 2021 - 05:17:33 WIB

Jane Austen

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Gaya Hidup - Hobi & Humor - Dibaca: 502 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 04 Nopember 2021

 

Jane Austen saat ini sering disangka sebagai penulis novel genre romantis, padahal sebetulnya Jane Austen ini sangat relijius dan novel-novelnya berisikan kisah-kisah relijius.
 
kenapa bisa begitu ?
 
tulisan Jane Austen adalah manifestasi dari pemikiran relijiusnya, misalnya dalam Pride and Prejudice, tokoh Mr. Darcy adalah simbol dari karakter yang  memiliki nilai moral yang sangat tinggi, namun karena dia terlalu rasional maka Mr. Darcy tampak sangat arogan, anti-sosial dan mudah disangka sebagai tokoh antagonis, namun diakhir cerita justru Mr. Darcy adalah orang yang sangat peka, problem solving dan memiliki perasaan yang sangat dalam.
 
begitu juga dalam novel "Sense and Sensibility" yang dua tokoh utama adalah kakak-adik Elinor dan Marianne, yang memiliki karakter yang sangat bertolak belakangan, Elinor adalah wanita yang sangat mandiri, rasional dan sering mengorbankan perasaannya demi kepentingan orang lain, akibatnya Marianne sering menyangka bahwa Elinor adalah kakak yang tidak punya perasaan, namun justru Elinor yang selalu menyelamatkan Marianne dan keluarganya dari semua masalah dalam hidup mereka,
 
bahkan Elinor dengan kemampuan pemikiran rasionalnya bisa meyakinkan Marianne bahwa perasaan cintanya yang mendalam itu adalah suatu emosi yang salah, hingga Marianne bisa segera move on dari kegagalan cintanya dan meraih cinta baru yang lebih memiliki harapan.
 
sayangnya film adaptasi Pride and Prejudice dan Sense and Sensibility ini tidak mampu menampilkan karakter utuh dari dua tokoh rasionalis : Mr. Darcy dan Elinor, bahkan dalam film adaptasi dari sutradara Ang Lee itu Elinor tampak emosional dan banyak bagian penting ketika Elinor memberikan analisanya yang tidak ditampilkan dalam film itu, tapi memang hal itu bisa dipahamai karena film adaptasi harus disesuaikan dengan selera penonton.
 
jadi manifestasi moral agama dalam novel Jane Austen ini terdapat dalam karakternya dan bagaimana karakter itu menghadapi berbagai kesulitan dalam hidup mereka.
 
Jane Austen tidak memerlukan simbol agama untuk menampilkan relijiusnya, ia cukup menampilkan kekuatan karakternya dalam novelnya, dan sayangnya kita tidak mampu memahami hal itu karena kita telah kehilangan kemampuan berpikir secara rasional
 
 
 
 
 
 
 
Susan Devy - FB



IuyZX
04 Desember 2021 - 11:49:08 WIB

<a href="https://doxycycline2022.top">buy doxycycline without dr prescription</a>

Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

2743070

Pengunjung hari ini : 51
Total pengunjung : 516216
Hits hari ini : 79
Total Hits : 2743070
Pengunjung Online : 3
Covid-19 tercipta secara ?

Lihat Hasil Poling