Selasa, 06 September 2022 - 19:53:57 WIB

Fokus !

Diposting oleh : Administrator
Kategori: Agama & Kepercayaan - Dibaca: 59 kali

[suluh.co.id] Jakarta, 06 Agustus 2022

 

Fokus pada keilmuan masing-masing
 
Sekedar saran, hendaknya saat berceramah, selain memberikan tafsir tentang ayat-ayat yang ada dalam Al Qur'an, para ustad juga bisa membahas sirah nabawiyah. Memperkenalkan istri-istri baginda Rasulullah. Memperkenalkan siapa saja putra dan putri Nabi Muhammad SAW. Memberi ummat islam pencerahan tentang kondisi geo politik saat terjadi perang jamal, perang shiffin dan lain sebagainya. Itulah ruang lingkup keahlian para kyai/ustad, mereka hafal dan memahami silsilah keturunan Nabi Ismail AS hingga Nabi Muhammad SAW. 
 
Itu jauh lebih baik ketimbang membahas sejarah perjuangan kemerdekaan RI atau antropologi suku-suku bangsa yang hidup dikepulauan nusantara. 
 
Kenapa orang sumatera mayoritas memeluk agama islam?
Kenapa islam dipulau jawa beririsan dengan budaya kejawen? 
Kenapa penyebaran islam diwilayah timur kepulauan nusantara tidak mewabah seperti di pulau jawa atau sumatera? 
Kenapa agama katholik lebih dominan dianut oleh masyarakat di NTT? 
Kenapa komposisi penganut islam dan kristen protestan di kepulauan Maluku relatif berimbang? 
Kenapa suku dayak dipedalaman Kalimantan Barat mayoritas beragama katholik atau kristen protestan? Tapi kenapa suku dayak di Kalimantan Tengah malah menganut agama islam? 
Kenapa penduduk di Asia Tenggara mayoritas muslim? Tapi kenapa penduduk di Amerika Selatan mayoritas menganut agama katholik?
 
Semua itu bisa terjawab dengan pendekatan ilmu antropologi. Dan maaf, perkara ini bukan menjadi keahlian para ustad/ustadzah. Dalam hidup, kita tak bisa menguasai semua hal. Ada yang cerdas dalam bidang eksak, tapi buta tentang sejarah dunia. Ada yang paham tentang sejarah penyebaran agama di nusantara, tapi plonga-plongo saat diberi soal matematika. 
 
Daripada menimbulkan kerancuan, ada baiknya kita bergerak sesuai dengan keilmuan masing-masing. Bumi ini bulat atau datar, ada baiknya ajukan pertanyaan itu pada ahli fisika, bukan kepada ustad. Bertanya obat yang manjur untuk sakit perut, datangilah klinik dokter terdekat. 
 
Jangan berprilaku seperti buzzerp. Bukan ahli tafsir Al Qur'an tapi berani mengambil kesimpulan sendiri. Sudah begitu, tafsirnya bertentangan pula dengan pendapat mayoritas para ulama. Akhirnya sesat dan menyesatkan. 
 
Terkait antropologi dan sejarah Indonesia, gue pribadi lebih sreg membaca tulisan prof. Anhar Gonggong, prof. Koentjaraningrat, prof. Munsi Lampe, prof. Meutia Farida Hatta. Namun jika ingin mendapat penjelasan terkait sirah nabawiyah, ustad Adi Hidayat bisa dijadikan salah satu rujukan. 
 
Walau begitu, UAH tak terlalu menguasai ilmu antropologi. Klaim bahwa kapitan Pattimura adalah seorang muslim bernama Ahmad Lussy adalah tidak benar. Beliau hanya copas dari buku Api Sejarah karya Ahmad Mansur. Dikalangan dunia akademisi, buku itu dinilai hanya sekedar cocoklogi tanpa disertai bukti akurat. Kaidah metodologi penelitiannya pun bias, sama sekali tidak memenuhi syarat sebagai jurnal ilmiah. 
 
Begitulah, seorang ustad kalau sudah melenceng sedikit dari pakem keilmuannya juga bisa salah. Namanya juga manusia biasa.
 
#bzh
 
 
 
 
Ruby Kay - FB




Isi Komentar :
  • Hari ini 12 juni, tahun 1964 Nelson Mandela divonis penjara seumur hidup
  • Concorde melakukan penerbangan perdananya (24 Mei 1976) dari London ke Washington, D.C ...
  • Pembalap rockie Yamaha, Vinales, menyabet gelar pertamanya di seri MotoGP perdana 2017 di Qatar
  • Ferrari akhirnya memecah kebuntuan setelah pembalapnya Vettel menjuarai GP perdana di musim 2017
  • Hari ini (21/2), 41 tahun silam Presiden Soekarno Umumkan Reshuffle Kabinet Dwikora pada thn 1966

3305024

Pengunjung hari ini : 657
Total pengunjung : 655568
Hits hari ini : 2030
Total Hits : 3305024
Pengunjung Online : 5
Covid-19 tercipta secara ?

Lihat Hasil Poling